News Lumina
Jaga Ekosistem Pesisir PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti
Daerah | Selasa, 20 Januari 2026
Pewarta:Riadi
Pelaksanaan kegiatan penanaman belasan ribu tanaman mangrove yang dilakukan PT Timah tbk bersama pemerintah daerah dan instansi lainnya serta masyarakat sekitar. (Foto - dok PT Timah Tbk)
KARIMUN, LuminaNews: PT Timah Tbk tak hanya melaksanakan aktifitas pertambangannya saja. Namun perusahaan plat merah ini juga peduli dengan keberlangsungan alam di wilayah konsesi tambangnya. Salah satunya program yakni penanaman mangrove. Program ini rutin dilaksanakan. Tujuannya tak lain untuk menjaga ekosistem pesisir yang tentunya akan membantu menjaga alam ini.
Kegiatan ini juga digelar dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat setempat, serta masyarakat pesisir yang secara langsung merasakan manfaat keberadaan hutan mangrove.
Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan melalui program TJSL, perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat pilar lingkungan dan sosial sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Belasan ribu tanaman mangrove pun ditanam. Departemen Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan pengendalian perubahan iklim
“Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat biota laut, sekaligus penyerap karbon yang efektif. Melalui program TJSL ini, Perusahaan ingin berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kundur,” kata Anggi. Selain menjaga lingkungan, program penanaman mangrove juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat pesisir, seperti meningkatnya hasil perikanan dan potensi pengembangan ekowisata.
Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal mengapresiasi komitmen PT TIMAH Tbk yang terlibat langsung dalam mendukung pelestarian pesisir di Kawasan Pantai Kobel.
"Terima kasih PT TIMAH Tbk yang telah melakukan penananam mangrove di Pantai Kobel ini. Ini sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan pesisir sehingga ekosistem pantai dan laut jadi terjaga," katanya.
Jefrizal menyebutkan, kondisi mangrove yang ada di kawasan Pantai Kobel ini cukup rusak, sehingga dengan ditanam kembali diharapkan bisa memperbaiki ekosistem pesisirnya.
"Sebelum ini mangrove di pesisir pantai Kobel Laut ini cukup rusak, dengan adanya penanaman ini dia akan menambah lagi mangrove dan nantinya mangrove ini akan berperan sebagai i penahan abrasi di pesisir pantai," katanya.
Ia menambahkan, penanaman mangrove yang dilakukan PT TIMAH Tbk tidak hanya memperbaiki ekosistem pesisir, melainkan juga untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan.
"Apa yang kita tanam ini jika dijaga terus akan memberikan dampak ekonomi, dimana nanti ini menjadi habitat ikan, udang dan nantinya akan meningkatkan hasil tangkapan nelayan," ujarnya.
Kedepan, Ia berharap PT TIMAH Tbk dapat terus berkolaborasi dengan mereka untuk melaksanakan program pelestarian lingkungan.
Foto Pilihan
-

Lomba Dayung Perahu Karet Danlanal Karimun Cup 202...
Senin, 26 Januari 2026
-

Kunjungan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaima...
Senin, 19 Januari 2026
-

TNI AL melalui tim satgas koarmada I dan team quic...
Senin, 29 Desember 2025
-

Emon nama hewan beruk yang kini digandrungi pengun...
Kamis, 25 Desember 2025
-

Penampakan KM Kelud Malam Hari Saat Singgah di Kab...
Minggu, 21 Desember 2025
-

Arus Penumpang di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun M...
Sabtu, 20 Desember 2025
Team_Gallery
Team Lumina Punya Cerita@fotoku_team